MATA PELAJARAN TIK KELAS VIII DI SMP NEGERI 4 PULAU PUNJUNG KABUPATEN DHARMASRAYA
Penulis : Uci Fajrianita,S.Pd ( Guru SMP Negeri 4 Pulau Punjung)
Pembelajaran TIK dilaksanakan pada jenjang sekolah menengah pertama membahas tentang perkenalan akan teknologi dan perangkat pendukungnya di sekolah. Pembelajaran TIK di sekolah kurang menarik minat siswa untuk mengikutinya yang dikarenakan metode pembelajaran yang diterapkan oleh guru monoton dan tidak ada variasi. Hal ini tidak jarang membuat siswa tidak aktif di kelas dan hanya datang dan mendengarkan saja tanpa ada komunikasi antar siswa dengan guru. Hal inilah yang mendasari peneliti untuk menggunakan strategi pembelajaran Think Talk Write di sekolah SMP Negeri 4 Pulau Punjung yang siswanya kurang termotivasi untuk mengikuti pebelajaran TIK di kelas.
Penerapan strategi pembelajaran ini ada tiga tahap yaitu berfikir berbicara dan menulis sesuai dengan artinya. Peneraan strategi pembelajar ini diharapkan siswa merasakan suasana baru dalam pembelajaran, siswa dapat terampil dalam memecahkan masalah, siswa dapat berkomunikasi dengn siswa yang lain dengan lancar dan yang terpenting rata-rata nilai hasil belajar siswa dapat mencapai KKM dan nilainya mencapai lebih dari 75.
Pembelajaran Teknologi Informasi dan Komputer (TIK) dalam pelaksanaannya siswa dituntut untuk aktif dalam mencari informasi dan sumber belajar selain di sekolah. Berdasarkan dari hal tersebut dapat dicobakan strategi pembelajaran Think Talk Write (TTW), yang dalam pelaksanaannya siswa saling bertukar pikiran (sharing) akan pengetahuan yang mereka ketahui. Strategi pembelajaran ini dapat meratakan pengetahuan siswa, dimana siswa yang kurang tahu akan teknologi akan tertular pengetahuannya tentang teknologi dari teman sekelompok yang lebih tahu akan teknologi. Hal tersebut terlaksana sesuai dengan langkah – langakah dari strategi pembelajaran Think Talk Write, dengan metode kooperatif.
Strategi pembelajaran ini pada dasarnya dibangun melalui pola berpikir, berbicara, dan menulis sesuai dengan artinya. Alur kemajuan strategi TTW dimulai dari keterlibatan siswa dalam berfikir atau berdialog dengan dirinya sendiri setelah proses membaca.
Strategi Think Talk Write juga memiliki kelebihan dalam pelaksanaannya diantaranya yaitu dapat mempertajam ketrampilan berfikir visual. Mengembangkan pemecahan masalah dalam memahami materi ajar. Mengembangakan ketrampilan berfikir kritis dan kreatif siswa. Siswa menjadi aktif dalam kelas dan saling berinteraksi dalam kegiatan diskusi. Membiasakan siswa berfikir dan berrkomunikasi dengan teman, guru, dan dengan diri sendiri.


