Kisaran { Persepsi.co.id } Dalam rangka memantau Pos Penyekatan Arus Mudik di wilayah Kabupaten Asahan, Bupati H.Surya BSc, dan Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin bersama Forkopimda yaitu Kapolres Asahan, Dandim 0208/ AS { mewakili },

 

Selanjutnya Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri Kisaran, Ketua PN, Danlanal TB/ AS, Kepala Dinas Komimfo, Kepala BNPB dan Kepala Dinas Kesehatan meninjau langsung pos penyekatan larangan mudik lebaran di pintu masuk dan keluar wilayah Kabupaten Asahan, Senin { 10/05/2021}.

 

Bupati Asahan H.Surya BSc mengatakan saat ini Beliau bersama Forkopimda Kabupaten Asahan terjun langsung meninjau dan memantau secara langsung pengamanan yang dilakukan sesuai intruksi Pemerintah Pusat terhadap larangan mudik yang dimulai dari tanggal 06 Mei sampai dengan 17 Mei 2021.

 

Pos Penyekatan yang dipantau pada hari ini antara lain Pos Penyekatan II Simpang Empat, yang berada dijalan Perintis, Jalinsum Medan – Tanjung Balai KM 175-176 Dusun VII B, Batu X Desa Simpang Empat Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Asahan yang berbatas dengan Kotamadya Tanjung Balai .

 

Selanjutnya Pos Penyekatan III Aek Ledong, yang berada di Jalinsum Medan – Rantau Perapat KM 213-214 Desa Aek Ledong Kecamatan Aek Ledong Kabupaten Asahan berbatas dengan Kabupaten Labuhan Batu Utara { Labura }.

 

Terkait Hari Raya Idul Fitri yang semakin dekat dan untuk mengantisipasi para pemudik yang akan berlebaran di kampung halaman, jajaran Polres Asahan, Dinas Perhubungan bekerja sama dengan TNI, Pol PP serta Dinas Kesehatan semakin gencar melaksanakan penyekatan dijalur masuk dan keluar wilayah Kabupaten Asahan .

 

Bupati Asahan H.Surya BSc mengatakan, hal ini dilakukan untuk menjaga masyarakat Kabupaten Asahan agar tetap sehat dan terhindar dari covid-19, penyekatan dilakukan secara berjenjang sampai ke tingkat kecamatan.

 

” Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudik dan tetap mematuhi Protokol Kesehatan, untuk itu kita sudah bekerjasama dengan TNI/ Polri untuk mengantisipasi. Begitu juga tempat wisata yang ada di Kabupaten Asahan, seperti Alun-alun akan kita tutup dan untuk tempat wisata lainnya seperti Air Terjun Pongot juga akan dilakukan pembatasan demi mencegah terjadinya kerumunan di obyek wisata,” tegas Bupati.

 

Sementara Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto,Sik mengatakan pemeriksaan akan dilakukan kepada semua pelintas dari luar daerah yang melewati wilayah Kabupaten Asahan. Ditempat penyekatan juga disediakan petugas kesehatan untuk melakukan tes swab bagi mereka yang melintas .

 

” Hari ke 5 Operasi Ketupat Toba, ada sekitar kurang lebih 156 Pemudik yang sudah kita suruh putar balik. Hal ini dikarenakan mereka tidak dapat menunjukkan dokumen surat keterangan bebas covid, untuk itu seluruhnya kita lakukan tindakan tegas dan menyuruh putar balik ” tegas Kapolres Asahan .

 

Selanjutnya Bupati beserta rombongan memberikan bingkisan berupa makanan dan minuman untuk Personil Pos Pam dalam melaksanakan tugas pengamanan Operasi Ketupat Toba 2021. Bupati juga berpesan agar seluruh personil yang bertugas tetap mematuhi Protokol Kesehatan dan keselamatan serta selalu menggunakan APD dan Masker dalam menjalankan tugas dilapangan. { Bangun }.