persepsi.co.id|| Sistem pengendalian manajemen sangat dibutuhkan dalam suatu perusahaan karena sistem ini memiliki peranan yang cukup besar dalam perkembangan perusahaan. Sebuah perusahaan akan rentan terhadap kemunduran jika tidak memiliki sistem pengendalian manajemen. Sebaliknya, jika perusahaan berpotensi untuk berkembang maka terdapat sistem pengendalian yang baik.
Setiap perusahaan tentunya memiliki standar pengendalian masing-masing. Semakin baik sistem pengendalian maka akan berpengaruh terhadap perusahaan. Namun, ada beberapa perusahaan yang tidak terlalu memikirkan sistem pengendalian manajemen ini. Oleh karena itu, tidak sedikit perusahaan besar yang mengalami kemunduran atau bangkrut. Berdasarkan fakta tersebut setiap perusahaan dianggap harus menguji dan meninjau kembali sistem pengendalian manajemenya.
Menurut Suadi (1999:8-9) adalah sistem pengendalian manajemen sebagai sebuah sistem yang terdiri dari berbagai sub sistem yang memiliki kaitan antara satu sama lain. Sub sistem tersebut terdiri dari penganggaran, pemrograman, pelaporan, akuntansi, hingga pertanggungjawaban. Sebuah perusahaan yang dianggap baik sendiri harus mampu memenuhi beberapa hal, yaitu:
Memiliki tolak ukur kinerja yang menjadi cerminan sebuah perusahaan maupun organisasi dapat berjalan dengan efisisen, efektif, dan produktif.
Memiliki kebijakan dalam menentukan tolak ukur di dalam sebuah perusahaan tersebut.
Mampu mengapresiasi setiap sumber daya yang ada atau dimiliki oleh perusahaan maupun organisasi tersebut.
Sistem pengendalian manajemen sendiri bersifat menyeluruh artinya pengendalian manajemen lebih diarahkan pada berbagai upaya yang dilakukan oleh suatu perusahaan agar tujuan yang ingin dicapai dapat terpenuhi. Ada beberapa komponen bagian dari sistem pengendalian manajemen:
W atau Work artinya bekerja.
E atau Employee artinya tenaga kerja.
R atau Relationship artinya hubungan.
E atau Environment artinya lingkungan.
Sistem pengendalian manajemen adalah upaya sistematis yang dilakukan oleh perusahaan untuk mrncapai tujuannya dengan cara membandingkan prestasi kerja agar sesuai dengan rencana awal dan menciptakan tindakan yang tepat untuk dapat memperbaiki setiap penyimpangan.
Misalkan anda bekerja di sebuah perusahaan entertainment salah satunya di agensi IST Entertainment di Korea Selatan. IST Entertainment adalah perusahaan hiburan Korea Selatan di bawah Kakao Entertainment, Jang Hyun-Jin sebagai CEO dan Yoon Young-Ro sebagai CEO. Pada tahun 2011, A Cube Entertainment didirikan sebagai label indenpenden dari Cube Entertainment. A Cube menandatangani artis solo pertamanya Huh Gak dan meluncurkan girl grup Apink, yang terdiri dari mantan trainee Cube Entertanment.
Pada November 2015, LOEN Entertainment (kemudian kakao M dan Kakao Entertainment) mengakuisisi 70% dari seluruh label dan kemudian menyerapnya sebagai anak perusahaan indenpenden. Label mengumumkan pada maret 2016 bahwa mereka telah mengganti nama menjadi Plan A Entertainment karena tidak lagi berafilasi dengan Cube Entertainment. Ini meluncurkan boy grup pertama Victon pada bulan November tahun itu.
Pada awal 2018, Plan A Entertainment mengakuisisi agensi aktor Kakao M, E&T Story Entertainment yang memiliki 60% saham agensi. Pada bulan berikutnya Choi Jin-Ho sebagai pendiri dan CEO mengundurkan diri dan 30% dari sisa saham dijual seharga 3,51 miliar won. Akibatnya, ia menjadi anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh Kakao M.
Fave Entertainment awalnya didirikan pada tahun 2012 sebagai LOEN Tree, untuk mengelola artis rekaman LOEN Entertainment. Itu dipisahkan sebagai label anak perusahaan yang terpisah pada tahun 2016 dan berganti nama menjadi Fave Entertainment. Artis yang dipindahkan ke Fave Entertainment termasuk Fiestar, History, IU, dan Sunny Hill. Peserta pelatihannya telah tampil di Mixnine, Under Nineteen, dan Produce 101. Pada oktober 2018, label tersebut mengumumkan girl grup yang akan datang yang untuk sementara dikenal sebagai “Gadis-Gadis Fave”.
Cre.ker Entertainment adalah label rekaman yang didirikan oleh Kakao Entertainment (sebelumnya LOEN Entertainment) pada tahun 2014, label tersebut adalah rumah bagi grup artis Melody Day dan The Boyz. Sementara itu, IST Entertainment memiliki boy grup dan girl grup seperti Apink, The Boyz, Victon, Weekly, Bandage, dan ATBO.
Fungsi manajemen:
Perencanaan (planning)
IST Entertainment akan membantu para artis berada di posisi pertama industri K-pop dengan mempertahankan sistem yang saling berhubungan antara kedua perusahaan untuk memperkuat daya saing perencanaan, produksi, dan manajemen dan terus berjuang untuk keunggulan menuju panggung global. Selanjutnya, menyediakan konten yang lebih kreatif dan bermakna sehingga para penggemar dan artis dapat berkomunikasi dengan cara yang lebih menarik.
Kepemimpinan (Leadership)
IST Entertainment menggunakan kepemimpinan di setiap boy grup atau girl grup. Karena kepemimpinan merupakan faktor terpenting dalam menjalankan bisnis untuk mencapai kunci kesuksesan bagi grup untuk berhasil. Dengan adanya seorang pemimpin di setiap grup akan memberikan arahan dan bimbingan semua kepentingan kepada anggotanya agar tujuan tersebut dapat tercapai dengan cepat. Untuk melaksanakan tugas tersebut pemimpin harus memiliki kekuatan dan gaya kepemimpinan yang baik.
Pengorganisasian (organizing)
IST Entertainment dipimpin oleh seorang CEO yang tugasnya adalah mengatur jalannya perusahaan dan tenaga kerja sesuai dengan kebijakan yang berlaku. Dengan struktur organisasi sebelumnya A Cube Entertainment (2011-2015), Plan A Entertainment (2015-2019), Play M (2019-2021). Organ divisi perusahaan terdiri dari Direktur, Co-CEO, Direksi, dan Direktur Kreatif. Dengan karyawan yang ada di IST Entertainment.
Pengawasan (contorlling)
Struktur kebijakan IST Entertainment terdiri dari kebijakan pengendalian internal dan pengendalian eksternal, kebijakan tranparansi, dan pengungkapan kebijakan pengendalian internal dengan mempertimbangkan ruang lingkup lingukangan pengendalian, penilaian, dan manajemen risiko perusahaan industri hiburan, sistem informasi dan komunikasi, mengadakan audit internal, dan pengevaluasian kinerja perusahaan secara berkala.
Disusun oleh:
Nama : Dian Nur Aprida
Nim : 201011200498
Kelas : 06SAKP010
Universitas Pamulang


