TANGERANG, (Persepsi.co.id) — BPJS Ketenagakerjaan terus memperkuat komitmennya dalam memberikan perlindungan yang tidak hanya berhenti pada pemberian manfaat, tetapi juga mendorong penerima manfaat dan ahli waris untuk mampu bangkit, produktif, serta memiliki kemandirian ekonomi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA) yang secara nasional resmi diperkenalkan melalui Soft Launching Nasional PEKA yang dipusatkan di Bandung, Selasa (18/8). Kegiatan ini diikuti secara serentak di berbagai wilayah Indonesia, termasuk oleh BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Pasar Kemis.
Program PEKA merupakan bagian dari semangat Value Beyond Protection, yakni memastikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan memberikan nilai yang lebih luas bagi peserta dan keluarganya. Manfaat yang diterima diharapkan tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumtif dalam jangka pendek, tetapi dapat menjadi modal dan pijakan untuk membangun sumber penghasilan baru secara berkelanjutan.
Melalui PEKA, BPJS Ketenagakerjaan memberikan pendampingan dan pembekalan sesuai dengan kebutuhan serta potensi ekonomi peserta di masing-masing wilayah. Bentuk pemberdayaan dapat meliputi peningkatan kompetensi, pelatihan kewirausahaan, digital marketing, content creator, kuliner, kerajinan, florist, barista, laundry, make up, menjahit, reseller, hingga berbagai jenis usaha lainnya.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Pasar Kemis, Nelson, mengatakan bahwa program PEKA merupakan bentuk nyata kehadiran BPJS Ketenagakerjaan dalam mendampingi keluarga pekerja agar mampu melanjutkan kehidupan dengan lebih mandiri setelah menerima manfaat jaminan sosial.
“Kami ingin memastikan manfaat yang diterima peserta maupun ahli waris tidak berhenti sebagai bantuan untuk memenuhi kebutuhan sesaat. Melalui PEKA, kami mendorong agar manfaat tersebut dapat diubah menjadi sesuatu yang produktif, sehingga penerima manfaat memiliki keterampilan, sumber penghasilan, dan pada akhirnya mampu mandiri secara ekonomi,” ujar Nelson.
Menurut Nelson, pemberdayaan menjadi bagian penting dalam memperkuat manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan. Ketika seorang pekerja meninggal dunia, khususnya pencari nafkah utama dalam keluarga, kondisi tersebut tidak hanya menimbulkan kehilangan secara emosional, tetapi juga dapat berdampak terhadap keberlangsungan ekonomi keluarga.
Oleh karena itu, BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Pasar Kemis terus mendorong agar keluarga penerima manfaat mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Kami melihat banyak potensi yang bisa dikembangkan dari para penerima manfaat dan ahli waris. Ada yang memiliki keterampilan memasak, menjahit, berdagang, membuat kerajinan, maupun kemampuan lainnya. Potensi tersebut perlu diberikan ruang, pelatihan, dan pendampingan agar bisa menjadi sumber penghasilan baru,” tambah Nelson.
Secara nasional, sebanyak 1.426 penerima manfaat mengikuti rangkaian kegiatan PEKA yang dilaksanakan secara serentak di 45 titik di seluruh Indonesia. Program ini mengedepankan kolaborasi dengan pemerintah daerah, kementerian/lembaga, dunia usaha, perbankan, perguruan tinggi, lembaga pelatihan, komunitas, serta berbagai mitra strategis lainnya.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membentuk ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan. Dengan demikian, penerima manfaat tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga memiliki akses terhadap peluang usaha, pasar, pembiayaan, jejaring, dan pendampingan yang dibutuhkan untuk mengembangkan usaha.
Nelson menambahkan, keberhasilan program PEKA tidak semata-mata diukur dari banyaknya peserta yang mengikuti pelatihan, melainkan dari sejauh mana penerima manfaat mampu menerapkan keterampilan yang diperoleh dan menghasilkan pendapatan.
“Ukuran keberhasilan PEKA bukan hanya berapa banyak yang mengikuti pelatihan, tetapi bagaimana setelah pelatihan mereka bisa mulai berusaha, mendapatkan penghasilan, dan menjadi lebih mandiri. Kami berharap dari program ini lahir pelaku-pelaku usaha baru yang nantinya bahkan mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat di sekitarnya,” ungkapnya.
Program PEKA juga sejalan dengan semangat kemerdekaan untuk terus bangkit, berdaya, dan mandiri, sekaligus mendukung upaya pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Pasar Kemis berkomitmen untuk terus memperkuat pelayanan dan perlindungan bagi pekerja sekaligus memastikan manfaat jaminan sosial dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi pekerja dan keluarganya.
Melalui semangat “Ubah Konsumtif Jadi Produktif”, PEKA diharapkan menjadi pijakan bagi para penerima manfaat untuk bertransformasi dari sekadar menerima manfaat menjadi memiliki daya, dari ketergantungan menjadi kemandirian, serta dari penerima manfaat menjadi individu yang produktif dan mampu berkontribusi bagi perekonomian keluarga maupun masyarakat.


