TANGERANG – Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi ( Porprov) Banten VI akan terlaksana pada 2022 mendatang. Sebagai tuan rumah, Kota Tangerang nampak serius dalam menghadapi pesta olahraga Banten ini. Mulai dari infrastruktur hingga persiapan atlet.

Dari infrastruktur, wacana pembangunan stadion megah sebagai venue utamanya tetap akan direalisasikan meski ditengah keterbatasan anggaran. Untuk pelaksanaan porprov ada empat sarana olahraga yang pembangunannya tengah diprogreskan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Sugiharto Achmad Bagdja mengatakan Sebut saja stadion Benteng, stadion ini tengah dalam proses pembangunan. Lalu Cipondoh dan Alam Sutera. Ketiga sarana itu rencananya akan digunakan sebagai vanue pertandingan untuk olahraga yang bersifat outdoor dan indoor. Seperti panahan volly dan hoki.

Sementara stadion utamanya berlokasi di Batusari, Batuceper. Stadion itu rencananya akan digunakan sebagai vanue penutupan dan pembukaan Porprov serta sebagai vanue sepak bola.

“Jadi intinya dari sisi infrastruktur dan segi persiapan infrastruktur stadion. Kita mempersatukan bukan cuma dari segi fisiknya namun juga dari alat dan perlengkapan untuk penyelenggara pertandingan,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Sugiharto Achmad Bagdja.

Namun katanya, pembangunan tidak secerah pada awal awal pemkot Tangerang menggencarkan stadion yang dinamakan Gelora Tangerang itu. Diketahui kala itu Pemkot Tangerang gencar dengan menyebut Gelora Tangerang Ayo lebih megah daripada stadion sport center milik kabupaten Tangerang. Stadion Tangerang Ayo berkapasitas 30 ribu penonton, artinya dua kali lipat dari Markas Persita.

Namun itu sebelum COVID-19 saat Anggaran Pemkot Tangerang masih melimpah. Mulanya proyek tersebut menghabiskan dana sebesar Rp 552 miliar dengan anggaran multi yang selama dua tahun untuk pembangunan 4 sarana olahraga termasuk Gelora Tangerang Ayo.

Untuk Tangerang Ayo menghabiskan Rp 244 miliar. Lalu peremajaan stadion Benteng sebesar Rp 122 miliar, pembangunan vanue Sutera dan cipondoh masing-masing dianggarkan Rp 127 dan Rp 59 miliar.

Sugiharto Achmad Bagdja mengatakan kalau anggaran untuk pembangunan 4 sarana olahraga tersebut memang dipangkas hingga setengahnya. Kini untuk Gelora Tangerang Ayo Pemkot Tangerang hanya menganggarkan 100 miliar, indoor, outdoor sport center di cipondoh Rp 30 miliar dan Tangerang super blok di Alam Sutera Rp 75 miliar.

“Ada penyusutan dari segi desainnya kita review karena pandemi juga. Multy year bukan hanya ketersediaan anggaran tapi juga dari sisi proses pembangunan nya karena karena ngebangun tidak bisa pushup harus ada tahapannya ,” Katanya.

Dari segi desain juga katanya juga berpengaruh ada sejumlah bentuk yang harus dihilangkan untuk menyesuaikan anggaran yang ada. Namun kata Dia, Pemkot Tangerang tetap mengusung tema kearifan lokal kota Tangerang.

Di Porprov Nanti katanya, Pemkot Tangerang juga akan nanti mengoptimalkan Gor dan stadion Mini.” Jadi kalo stadion secara jumlah memang kita optimalisasi yang ada seperti stadion Benteng terus kita optimalisasi dan trus juga Gor dan Stadion Mini ,” ujarnya mengakhiri. ( Advertorial)