SERANG, (Persepsi.co.id) – BPJS Ketenagakerjaan turut hadir dalam kegiatan Launching dan Santunan Banten Muda Penggiat Pariwisata Provinsi Banten dengan menyerahkan secara simbolis manfaat Jaminan Kematian (JKM) dan Beasiswa kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Penyerahan manfaat tersebut menjadi bentuk nyata komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan sosial kepada pekerja sekaligus memastikan keluarga yang ditinggalkan tetap mendapatkan dukungan ketika risiko kematian terjadi.
Kegiatan Launching dan Santunan Banten Muda Penggiat Pariwisata Provinsi Banten merupakan momentum untuk memperkuat peran generasi muda dalam pengembangan sektor pariwisata di Provinsi Banten. Di tengah upaya mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi bagian penting untuk memastikan para pekerja dan pelaku kegiatan pariwisata dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman dan terlindungi.
Pada kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan manfaat Jaminan Kematian kepada ahli waris peserta yang meninggal dunia. Selain santunan JKM, diberikan pula manfaat beasiswa pendidikan bagi anak peserta sesuai dengan ketentuan program BPJS Ketenagakerjaan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang, Uus Supriyadi, mengatakan bahwa penyerahan manfaat JKM dan beasiswa tersebut merupakan wujud kehadiran BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan yang tidak hanya dirasakan oleh pekerja, tetapi juga oleh keluarga yang ditinggalkan.
“Risiko kematian tentu memberikan dampak yang besar bagi keluarga, terutama ketika peserta merupakan salah satu tulang punggung keluarga. Melalui Program Jaminan Kematian dan manfaat beasiswa, BPJS Ketenagakerjaan berupaya memberikan kepastian perlindungan agar keluarga tetap dapat melanjutkan kehidupan dan anak-anak peserta tetap memiliki kesempatan untuk meneruskan pendidikannya,” ujar Uus.
Menurut Uus, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi semakin penting bagi pekerja di sektor pariwisata, termasuk generasi muda yang terlibat dalam berbagai aktivitas pengembangan destinasi wisata, ekonomi kreatif, maupun usaha pendukung pariwisata.
“Kami melihat potensi generasi muda Banten dalam mengembangkan sektor pariwisata sangat besar. Karena itu, semangat produktivitas tersebut harus diiringi dengan perlindungan jaminan sosial. Dengan terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, para pekerja dan penggiat pariwisata dapat menjalankan aktivitasnya dengan lebih tenang, sehingga dapat terus berkarya dan memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah,” tambahnya.
Ia juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Banten dan seluruh pihak yang terus mendorong perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja di Banten.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, BPJS Ketenagakerjaan, komunitas, pelaku usaha, dan generasi muda merupakan kunci dalam memperluas cakupan kepesertaan sekaligus memastikan semakin banyak pekerja memperoleh perlindungan.
“Kami mengapresiasi sinergi yang telah terjalin dalam kegiatan ini. Harapan kami, momentum launching Banten Muda Penggiat Pariwisata ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa setiap pekerja memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial. Kami siap berkolaborasi untuk memperluas kepesertaan, khususnya bagi para pekerja dan penggiat sektor pariwisata di Provinsi Banten,” pungkas Uus.
Melalui penyerahan santunan JKM dan beasiswa tersebut, BPJS Ketenagakerjaan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan perlindungan yang menyeluruh bagi pekerja dan keluarganya. Perlindungan tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus menjaga keberlangsungan kesejahteraan keluarga peserta ketika menghadapi risiko sosial ekonomi akibat kecelakaan kerja maupun kematian.
Sinergi dalam kegiatan Launching dan Santunan Banten Muda Penggiat Pariwisata Provinsi Banten diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem pariwisata yang tidak hanya produktif dan inovatif, tetapi juga memberikan perhatian terhadap perlindungan dan kesejahteraan para pekerjanya.


